Sosialisasi dan Uji Publik PPKS

Uji publik bagi calon satuan tugas (satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) usai dilaksanakan pada Kamis (14/9), yang bertempat di Aula kampus STIKOM CKI.

Sebagai prosedur yang harus dilakukan dalam tahapan seleksi satgas PPKS, calon anggota yang terdiri dari 2 tenaga pendidik, 3 tenaga kependidikan, dan 3 mahasiswa aktif akan dinilai pemahamannya mengenai kekerasan seksual. Seleksi ini sekaligus mengundang Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STIKOM CKI dan Kepala resort Kriminal Polsek Duren Sawit Jakarta Timur AKP Ramzi, sebagai narasumber dalam sesi diskusi dan tim panelis.

Program yang diselenggarakan setiap tahun ini merupakan amanat dari Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan perguruan tinggi.

Keberadaan petugas PPKS diharapkan dapat mencegah timbulnya perilaku kekerasan yang bisa saja terjadi di lingkungan kampus. Tim yang bertugas akan menerima dan menindaklanjuti laporan kekerasan seksual, serta melindungi kerahasiaan identitas korban. “Tidak hanya memilih anggota saja, tetapi tim yang bertugas dapat melakukan edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan. Apabila akan ada suatu permasalahan pasti ada tindakan dari satgas PPKS ini,” ujar Kiki Setiawan, M.Kom., sebagai Waka bidang Kemahasiswaan dan juga sebagai ketua Panitia Seleksi PPKS STIKOM CKI.